Saturday

17 Agustus Di Kalimalang
Garry Magat ValentSaturday, August 29, 2009 3 comments










Foto: Fahri Firaz

Mental Pegawai
Garry Magat ValentSaturday, August 29, 2009 0 comments

Saya ingin bercerita sedikit. Pagi-pagi saya buka facebook saya dan biasalah lihat notification, kali aja ada wall, atau info lain di dalam facebook yang saya punya. Saya kaget ketika melakukan obrolan atau chating dengan teman saya tidak usah disebutkan lah namanya. Dia menjadi bekerja di bagian marketing di sebuah perusahaan yang tidak mau di sebutkan namanya. Dia berkata “jadi penulis kurangnya satu, tidak punya relasi”. Saya kaget ketika menceletukannya. Panah mode on nih. Karena saya kesal maka saya jawab “anda, sehari bekerja berapa jam?”, dia menjawab “enam jam”. Saya pun kembali menjawab “masih mendingan saya, karena tidak terlalu mebuang-buang waktu, dalam menyelesaikan artikel yang saya buat”.

Pegawai adalah pekerjaan yang waktunya di tentukan sama orang lain, dan di gaji per bulan, per minggu, mungkin saja per hari. Banyak waktu yang terbuang jika kita menjadi pegawai baik diperusahaan, maupun di luar dari perusahaan. Seorang pegawai mempunyai relasi di satu tempat yaitu tempat dia bekerja. Pegawai di atur sama orang lain . Pegawai sesuatu yang udah ada di tulis sesuai keadaannya kita ambil contoh : seorang akuntan tidak mungkin bekerja kalau tidak ada pemasukan atau pengeluaran aktiva dari suatu perusahaan). Artinya apa kerjaannya tinggal nyatet doang, dan hal yang sudah ada itu di aplikasikan dengan pengeluaran dan pemasukan aktiva tersebut. Kasarnya jadi pegawai itu tidak kreatif. Yang di kerjakan itu-itu aja.

Masih mau jadi pegawai?

febrian

Tips tips ketika pulang malam ( tentunya menghindari omelan orangtua )
Garry Magat ValentSaturday, August 29, 2009 0 comments

· Duplikat kunci pagar (atau garasi ), pintu rumah, pintu kamar.

· Masukkan kunci pelan-pelan, dan buka pintu pelan-pelan (ini buat memperhalus perjalanan lu pada ke kamar,jadi kayak maling,hahahaha )

· Berjalan menuju kamar perlahan-lahan, dan kalo mau gak langsung tidur, udah pasti pikirin sebelum sampe ke rumah mau bawa apa aja ke kamar, minum, makanan kecil atau apapun itu. Pas udah masuk ke rumah pastinya laksanakan rencana-rencana yang telah di susun rapih sebelum tiba di rumah ( perjalanan ke kamar terasa panjang loh,hahahahaha )

· Sampe di kamar tutup pintu pelan-pelan (perlu diingat, rencana belom berhasil, jadi tutup pintu pelan-pelan jangan sampe rencana yang sudah berjalan lancar hancur berantakan karena kita udah ngerasa berhasil,nah disini pengendalian emosi di uji,hehehe )

· Pintu sudah tertutup rapat langsung segera kunci pintu kamar dengan pelan-pelan

· YES, lo berhasil menjalankan misi lo,hahahahahahaha...

*alangkah baiknya manjadi anak yang selalu menemani orang tua masing-masing ketika di rumah, main ada waktu-waktunya,hehehe... kita akan merasakan apa yang mereka rasakan kelak dan kita akan memikirkan apa yang mereka pikirkan kelak, semua ada waktu-waktunya kawan...

Dwi Nur Arry Andhika Muchtar

Sejenak Kita Berpikir
Garry Magat ValentSaturday, August 08, 2009 1 comments


Jembatan yang tak dapat dilewatinya adalah jembatan hidup yang baginya kejam.



Hanya kereta yang dapat membuat mereka berhenti bermain.



Untuk seumuran mereka, seharusnya ilmu yang mereka dapatkan, bukan uang receh.



Sebuah mata yang melambangkan kesepian atau sebuah harapan?



Masih adakah tempat tidur yang layak untuk mereka?


Foto: Fahri Firaz

Tentang Kelapa Gading
Garry Magat ValentSaturday, August 08, 2009 0 comments

Kelapa Gading merupakan wilayah kecamatan di Indonesia yang terletak di Kota Jakarta Utara. Kecamatan ini merupakan daerah yang dikembangkan oleh perusahaan properti Summarecon Agung sejak tahun 1976. Tahun 1970-an, Kecamatan Kelapa Gading masih dikenal sebagai daerah rawa dan persawahan, kini Kelapa Gading telah berubah menjadi kawasan yang tertata baik dan berkembang pesat. Bahkan, Pemerintah Jakarta Utara hendak menjadikan Kelapa Gading seperti Singapura karena lengkapnya kebutuhan di sana, baik dari makanan, tempat tinggal, pakaian, otomotif, film, pendidikan, dan lain-lain. Saat ini pembangunan dan penataan Kelapa Gading telah diserahkan sepenuhnya kepada puluhan pengembang yang ada. Di antaranya PT. Summarecon Agung Tbk, PT Bangun Cipta Sarana, PT Graha Rekayasa Abadi, PT Pangestu Luhur, PT Nusa Kirana dan yang terakhir PT. Agung Podomoro dan Agung Sedayu.

Kelapa Gading, awalnya dikenal sebagai daerah rawa dan persawahan. Tapi, sejak pertengahan tahun 1970, PT Summarecon Agung Tbk ( sebelumnya bekerja sama dengan masyarakat betawi asli yang kemudian pisah dan mendirikan PT Gading Kirana ). mulai memasuki daerah ini dan membangunnya. Pada awalnya, daerah Pluit masih lebih ramai daripada Kelapa Gading. Tetapi, kini Kelapa Gading telah menjadi daerah yang berkembang pesat.

wilayah Kelapa Gading dan sekitarnya. Kelapa Gading terletak pada arah timur laut kota Jakarta. Wilayah Kelapa Gading terletak pada ketinggian kurang lebih 5 meter diatas permukaan laut , sehingga daerah ini sangat sering terkena banjir, terutama saat terjadi siklus banjir 5 tahunan. Namun, pada beberapa tempat tertentu, ancaman banjir bisa terjadi sewaktu-waktu pada musim penghujan tanpa perlu menunggu siklus banjir 5 tahun sekali.

Kecamatan Kelapa Gading dengan luas 1.633,7 hektar, terdiri atas tiga kelurahan, yaitu Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Timur, dan Pegangsaan Dua. Jumlah penduduk Kelapa Gading sebanyak 102.426 jiwa pada tahun 2003. Populasi warga Kelapa Gading sekitar 5% dari jumlah penduduk Jakarta dan 20% penduduk Jakarta Utara. Hampir 65 % penduduknya adalah warga keturunan Tionghoa. Profesi masyarakat Kelapa Gading beraneka ragam, dan banyak di antaranya yang berprofesi sebagai pedagang.

Kelapa Gading merupakan salah satu daerah pusat bisnis di Jakarta Utara selain Mangga Dua dan Pluit. Banyak perusahaan perbankan baik lokal maupun asing membuka cabang di Kelapa Gading. Bisnis properti di daerah ini cukup baik dan menarik puluhan agen properti yang bertaraf lokal sampai internasional.

Kegiatan komersial di daerah ini didukung dengan adanya pasar tradisional, mini market, pasar swalayan (supermarket), dan hypermarket. Jumlah bangunan ruko yang berada di kawasan ini mencapai sekitar 3500. Tersedia juga bangunan rukan dan mal yang besar dan nyaman. Bahkan, untuk kegiatan ekonomi, banyak juga daerah permukiman yang beralih fungsi menjadi tempat usaha. Pusat perbelanjaan (mal) yang terdapat di Kelapa Gading contohnya adalah Kleapa Gading Trade Center, Mall Kelapa Gading, Kelapa Gading Sports Mall, Mall Artha Gading dan Mall of Indonesia (MOI).

Ruko dan rukan di Kelapa Gading tersebar di sepanjang jalan utama di Kelapa Gading yaitu Bulevar Kelapa Gading, Bulevar Barat Kelapa Gading, Bulevar Timur Kelapa Gading, Bulevar Utara Kelapa Gading, Jalan Raya Hybrida, Bulevar Artha Gading, Gading Kirana Bulevar Bukit Gading Raya, Gading Bukit Indah, Artha Gading Niaga, dan Plaza Pasifik

Terdapat juga Bursa Mobil 1, 2, 3, Bursa Mobil AXC dan Mall khusus Otomotif di Graha Auto Center.

Febrian/fotografer: fahri firaz

BB (Bawah Bambu)
Garry Magat ValentSaturday, August 08, 2009 0 comments

Tempat yang berlokasi di daerah Kelapa Gading, Jakart Utara, tidak jauh dari sekolah Al-Azhar kelapa gading (Alazka). Mungkin kebanyakan orang di kelapa orang tidak mengetahui nama tempat tersebut karena tempat itu taman-teman saya yang memberikan nama (yang tau lebih banyak adalah anak-anak Alazka). Bawah Bambu.Tempat itu diberikan nama.

Pagi hari BB menjadi ajang tempat cabut anak-anak Alazka (ketahuan deh, hahahaha). langit yang biru menyelimuti keindahan tempat tersebut. Siang hari BB menjadi tempat berteduh tidak hanya anak-anak Alazka tetapi juga orang-orang kantoran ketika jam istirahat berteduh pula di tempat tersebut. Di sore harinya temapat ini di lewati angin sejuk dan sangat cocok untuk tempat kongkow (nongkrong). Dan pada malam harinya sinar bulan purnama dan bintang-bintang yang menerangi tempat ini menjadi sangat kental suasana pegunungan yang bisa melihat keindahan langit gelap.

Di tempat itu juga terdapat 2 objek yaitu warung dan mushola. Warung, tempat orang-orang membeli sesuatu yang mereka butuhkan. Tempat itu juga tampat anak-anak Alazka membeli rokok, kopi. Cocok banget menemani kita di saat kita bercanda satu sama lain. Musolah, tempat memenuhi kewajiban kita sebagai orang muslim (shalat). Jangan salah, anak Alazka biarpun begajulan (Bandel). Mereka juga rajin-rajin solatnya. Don`t look a book just from the cover.

Makasih ya allah yang menjadikan BB tempat berbagi anak-anak Alazka baik untuk alumninya maupun anak-anak SMAnya. Alhamdulillah.

Febrian